NEGERI UJUNG UTARA

NEGERI UJUNG UTARA
PWI REFORMASI

Selasa, 19 Juli 2011

Pemkab Bantu Berantas Hama

Satu Ekor Tupai Dihargai Rp5000
RANAI- Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Pertanian membantu masyarakat di Kecamatan Midai memberantas hama tupai. Adapun bentuk bantuan tersebut berupa pemberian dana sebesar Rp500 ribu kepada masyarakat yang bisa menangkap satu ekor tupai. Kepala Bidang Tanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian Windra menyebutkan, pemberian bantuan pemberantasan hama tupai tersebut sebelumnya atas dasar usulan warga di kecamatan Midai.

Pasalnya, selama ini mereka resah melihat buah kelapa yang banyak dimakan hama tupai. Akibatnya hasil panen warga pun jauh berkurang dari biasanya.

" Pembasmian hama tupai ini sudah berlangsung sejak tahun 2010 lalu. Dan tahun 2011 ini pemerintah daerah kembali menganggarkan dana untuk pembasmian hama tupai di Kecamatan Midai," ujar Windra yang ditemui, belum lama ini.

Windra menyebutkan, tupai merupakan hewan yang paling banyak dijumpai di Natuna, sebab hewan jenis pengerat ini suka memakan buah kelapa milik warga. Akibatnya banyak buah kelapa yang tidak bisa dinikmati akibat buahnya sudah berlubang karena dimakan tupai.

" Kalau dihitung jumlahnya mencapai ribuan ekor, maka dari itu sejak ada bantuan dana untuk pembasmian hama tupai, masyarakat di daerah tersebut kini gencar mencari dan menagkapnyanya, kemudian dari hasil tangkapan itu mereka jual ke petugas Dinas Pertanian di Midai," katanya.

" Warga yang berhasil memburu tupai itu diwajibkan untuk memotong ekornya, kemudian diserahkan kepada pihak kecamatan atau Dinas Pertanian yang kemudian mendapat imbalan sebesar
Rp5.000 per ekornya. Kemudian, dari hasil buruan yang sudah dibeli itu akan dimusnahkan dengan disaksikan pihak kecamatan," katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya penjualan hewan tupai secara berulang-ulang oleh warga, Windra memerintahkan kepada warga supaya hama tupai yang dijual terlebih dahulu dipotong ekornya, lalu ekor tupai itu diserahkan ke petugas dan mengambil uang sesuai dengan jumlah ekor tupai yang diserahkan.

Selain itu, lanjut Windra, pihaknya juga akan membeli hama kelelawar, setiap satu ekornya warga diberi dana sebesar Rp5000, dan sebelum diserahkan, warga diminta untuk memotong kuku kanan kiri kelelawar sebagai barang bukti penukaran.

Namun demikian, Windra enggan menyebutkan berapa anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk pembasmian hama tupai dan kelelawar di Kecamatan Midai. Katanya anggaran yang disiapkan cukup untuk membeli berapa pun banyaknya hewan tupai dan kelelawar yang ditangkap warga.

"Untuk rilnya anggaran yang dikeluarkan untuk pembasmian hama tupai dan kelelawar ini saya tidak tahu, yang jelas cukup untuk membeli hasil buruan masyarakat," pungkasnya. (leh)

http://www.haluankepri.com/category-table/14526-pemkab-bantu-berantas-hama.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RSS FEED