Nikah siri secara diam-diam, Roki H Sinaga (42) oknum anggota DPRD Kabupaten Anambas digerebek isteri bersama sejumlah warga di rumah istri sirinya di perumahan Sukamaju RT 05 RW 03 Gang Mandala No 21 Kelurahan Batu 9 Tanjungpinang Timur,sekitar pukul 21.00 WIB, Rabu 18 Mei 2011.
Sarita (41) istri sah Roki yang turut serta pada penggrebekan itu, kepada wartawan mengatakan sebelumnya dirinya telah curiga terhadap suaminya tersebut, karena sejak Agustus 2010 lalu, suaminya itu jarang pulang ke rumahnya di Perumahan Mahkota Alam Permai, Batu 10 Tanjungpinang.
“Sebelumnya tiap seminggu pulang, tapi sejak bulan Agustus 2010 lalu, tak pernah pulang,” kata Sarita.
Curiga atas sikap suaminya, akhirnya Sarita mencoba melacak suaminya kemana pergi, dengan dibantu sejumlah teman-temanya pelacakan yang dilakukannya membuahkan hasil.
“Saya diminta mencari mobil yang sering digunakan suami saya, dan akhirnya dapat, jadi saya mengikuti mobilnya itu sampai ke sebuah rumah di Sukamaju RT 05 RW 03 Gang Mandala No 21 ini,” jelas Sarita.
Saat pengmudi dari mobil tersebut turun, benar saja, yang turun itu adalah Roki, suami-nya sendiri. Masih kurang yakin dengan penglihatanya, Sarita kembali menyelidiki, rumah siapa yang disinggahi oleh suaminya itu. Hingga dirinya mendapat kepastian kalau rumah tersebut, adalah milik salah seorang perempuan yang dikabarkan telah dinikahi secara siri oleh Roki.
Mendengar cerita itu, Sarita semakin bingung hingga akhirnya dia mendapat ide dengan melaporkan temuannya pada ketua RT/RW setempat.
Dengan mendatangi RT dan RW di Sukamaju, Sarita meminta bantuan untuk melakukan penggerebekan untuk menangkap basah suaminya. Tetapai RT setempat menolak, dan menyarankan, kalau pihak RT dan RW akan mempertanyakan terlebih dahulu status Roki bersama wanita yang berada di rumah tersebut.
Hingga akhirnya, Rabu,18 Mei 2011 sekitar pukul 21.00 WIB, Sarita, bersama Ketua RT Kasturi, ditemani sejumlah warga lainya, mendatangi rumah milik Roki, Sayangnya, kedatangan RT dan warga ini terendus Roki, hingga politisi dari Partai PDK ini langsung membawa kabur wanita yang dinikahi secara siri itu meninggalkan rumah dengan menggunakan mobil.
Tak berapa lama, Roki kembali seorang diri, melihat sejumlah orang dan isterinya berada di lokasi rumahnya, Roki dan Sarita sempat adu mulut. Hingga akhirnya, Roki mengakui kalu dirinya telah menikah wanita yang satu rumah dengannya.
“Itu isteri saya, dan sudah nikahi dia, yapi saya tidak mau memperlihatkan surat nikah saya kepada anda (istri-red),” ujar Roki pada Sarita.
“Saya hanya mau perlihatkan surat nikah saya pada bapak (ketua RT-red) di sini,” hardik Roki lagi.
Kasturi, ketua RT mengatakan kalau surat yang ditunjukan Roki adalah surat keterangan bahwa, didirnya telah menikah secara siri dengan Suryati Asti Lestari, wanita yang satu rumah denganya. Kasturi menyarankan,agar Sarita menyelesaikan permasalahaan rumah tangganya secara baik-baik.
“Secara legalitas, benar dia sudah menikah siri, dan nikah siri, sah di mata agama, tapi kalau pihak istri hendak menuntut suaminya, dan melaporkan ke polisi, itu sudah di luar wewenang kami,” papar Kasturi ketua RT di perumahan Sukamaju.
Mendengar penjelasan itu, Sarita mengatakan akan mengajukan gugatan cerai pada suaminya. Sarita juga mengaku kalau suaminya tidak pernah meminta izin untuk menikah siri pada dirinya.
“Saya akan langsung ke Pengadilan Agama, untuk menggugat cerai,” kata Sarita dengan nada tinggi.
Sementara anggota DPRD Anambas Roki,saat berusaha dikonfirmasi wartawan enggan memberikan jawaban dan selalu menghindar.
telantarkan Kuliah Anak
Selain nikah siri diam-diam tanpa persetujuan isterinya, Roki H Sinaga(42) oknum anggota DPRD Kabupaten Anambas juga menelantarkan anak dan isterinya. Bahkan, salah seorang anak politisi Partai PDK ini, Rian (18) yang sebelumnya kuliah di Bina Nusantara Jakarta, saat ini terpaksa putus dan tidak kuliah akibat tidak diberikan biaya.
“Anak sulung kami, Rian (18) yang sebelumnya kuliah di Bina Nusantara Jakarta, saat ini sudah tidak kuliah lagi lantaran tidak pernah diberikan biaya kuliah-nya,” kata Sarita, isteri pertama Roki, kepada sejumlah wartawan di Tanjungpinang, Kamis, 19 Mei 2011.
Selain menceritakan anak-nya putus kuliah, Sarita juga mengatakan, sejak politisi dari PDK itu, jarang pulang ke rumahnya, jatah belanja isterinya setiap bulan juga berkurang.
“Dulu biasanya, saya diberikan uang belanja tiga juta rupiah setiap bulannya, tapi sejak dia jarang pulang hingga saat ini, hanya satu setengah juta rupiah,” ujar Sarita lagi.
Selain pemotongan uang belanja, dan kuliah anaknya, anggota DPRD Anambas itu juga membedakan rumah yang ditempati dirinya dengan rumah yang ditempati isteri mudanya.
“Kami sudah punya rumah sebenarnya, walaupun sederhana, dan kurang bagus dari rumah ini. Tapi kalau untuk isteri mudanya, dibelikan rumah sebagus ini,” keluh Sarita.
Sarita juga berharap, hendaknya Roki yang saat ini duduk sebagai anggota legislatif dari Partai PDK di DPRD Anambas, dapat diberikan teguran oleh Badan Kehormatan DPRD, serta ketua Partai-nya.
Hingga berita ini, diturunkan, anggota DPRD Anambas Roki enggan memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilakukan wartawan.sumber dari www.Batamtoday.com
NEGERI UJUNG UTARA
PWI REFORMASI
Selasa, 31 Mei 2011
Oknum Anggota DPRD Anambas Digerbek Istri dan Warga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar